Interaksi Sosial dan Dinamika Sosial

Dinamika berarti tingkah laku warga yang satu secara langsung mempengaruhi warga yang lain secara timbal balik. Jadi dinamika berarti adanya interaksi dan interdependensi antara individu yang satu dengan individu yang lain secara timbal balik dan antara anggota kelompok secara keseluruhan.

Oleh karena itu, setiap individu dan masyarakat pada umumnya bersifat dinamis, artinya setiap saat masyarakat yang bersangkutan dapat berubah. Begitu pula dengan adanya interaksi sosial menyebabkan perubahan dalam kehidupan sosial. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh gerakan-gerakan sosial dari individu dan kelompok sosial yang menjadi bagian dari masyarakat. Karena tidak ada masyarakat yang stagnan semua pasti akan mengalam perubahan, baik itu perubahan secara cepat maupun secara lambat. Cepat atau lambatnya suatu perubahan dipengaruhi oleh faktor-faktor atau unsur dinamika dan unsur statistik dalam masyarakat.

Unsur dinamika adalah unsur-unsur yang menghendaki adanya perubahan. Seperti orang yang biasa-biasa saja mencoba keberuntungannya dengan menampilkan kelebihannya di dunia maya (internet-youtobe) untuk mengubah nasib. Sedangkan unsur statistik adalah unsur yang menghambat terjadinya suatu perubahan, dikarenakan telah berada pada keadaan yang nyaman dan takutnya akan mengganggu keseimbangan sistem sosial. Sebagai contoh, penolakan para pedagang kaki lima di pinggiran jalan yang akan ditertibkan dengan dibuatkannya ruko jualan, dengan alasan takut kehilangan pelanggan dan sudah merasa nyaman.

Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya dinamika sosial, sebagai berikut:

  1. Faktor internal, yaitu faktor yang berasal dari dalam lingkungan masyarakat
  • Penemuan-penemuan baru (inovasi) seperti ide, teknologi yang terjadi dalam masyarakat
  • Konflik antar kelompok dalam masyarakat
  • Munculnya pemberontakan atau gerakan sosial
  • Perubahan demografik yaitu pertambahan dan pengurangan jumlah penduduk
  1.  Faktor Eksternal, yaitu faktor yang berasal dari luar masyarakat
  • Perubahan lingkungan alam seperti bencana alam
  • Peperangan
  • Pengaruh dari kebudayaan lain

Dengan demikian, pola interaksi sangat berpengaruh dalam dinamika kehidupan sosial. Apabila kita tidak memiliki ideologi dan filter  yang tangguh maka akan dengan mudah mengalami suatu perubahan yang berdampak negatif bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat.

Slamet Santosa. 2006. Dinamika Kelompok. Jakarta: Bumi Aksara

Soleman B. Taneko. 1984. Struktur dan Proses Sosial. Jakarta: Rajawali.

Soerjono Soekanto. 1994. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Grafindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s